Xiaomi Dikabarkan Menguji Smartphone 6,59 Inci, Diduga 17 SE

Xiaomi disebut tengah menguji smartphone baru dengan layar 6,59 inci—sebuah sinyal pergeseran arah desain dari produsen asal Tiongkok tersebut.
Informasi ini berasal dari Digital Chat Station, pembocor industri dengan rekam jejak akurat terkait pengembangan perangkat Xiaomi. Saat ini, perangkat berada pada tahap validasi pengujian dan diperkirakan siap meluncur komersial pada paruh pertama 2026.
Ukuran Layar Baru, Strategi Baru
Dimensi 6,59 inci ini berada di antara standar flagship Xiaomi 2025–2026, di mana model dasar biasanya 6,36 inci dan varian Pro 6,73 inci atau lebih.
Pengamat pasar menilai Xiaomi sengaja menghadirkan ukuran “menengah” untuk menjembatani perangkat kompak dan ponsel berlayar besar yang populer untuk konsumsi media, sehingga menawarkan keseimbangan antara ergonomi dan pengalaman menonton yang lebih lega.
Langkah ini juga dibaca sebagai upaya diversifikasi portofolio, memberi opsi bagi pengguna yang menginginkan performa mumpuni tanpa mengorbankan kenyamanan genggaman dan mobilitas harian.
Posisi Pasar dan Prediksi Seri
Branding resmi perangkat ini belum diumumkan. Namun, analis melihat dua kemungkinan:
Pertama, perangkat bisa menjadi penerus seri Civi dengan layar sedikit lebih besar dan fokus pada peningkatan performa. Kedua, ia berpeluang masuk ke jajaran Xiaomi 17S atau 17 SE—edisi “Special Edition” dari lini flagship utama yang menyasar segmen sub-flagship.
Jika skenario ini benar, perangkat baru Xiaomi akan bersaing langsung dengan lini penyegaran tengah siklus dari produsen lain, termasuk Samsung dan Oppo, yang kerap merilis varian mid-cycle untuk menjaga momentum penjualan di segmen premium menengah.
Spesifikasi dan Waktu Rilis
Perangkat diperkirakan mengusung chipset sub-flagship, seperti Snapdragon 8s Gen 5 atau Dimensity 8500, untuk membedakannya dari keluarga Xiaomi 17 utama. Dengan target rilis pada H1 2026, kehadirannya berpotensi berbarengan dengan gelombang mid-cycle refresh dari kompetitor, sehingga memperketat persaingan di kelas menengah premium.
Selain itu, pemilihan ukuran layar ini menunjukkan penyesuaian strategi desain Xiaomi terhadap tren konsumsi konten yang kian besar, seraya memenuhi kebutuhan pengguna akan perangkat serbaguna: nyaman untuk digenggam, namun tetap ideal untuk menonton video, bermain game, dan aktivitas multimedia lainnya.
Analis menilai langkah Xiaomi ini sebagai strategi inovatif yang memperluas pilihan konsumen sekaligus mempertahankan daya saing di segmen premium menengah menjelang 2026.
➡️ Baca Juga: Kisruh KBI Jatim: Pengkab dan Pengkot Desak Musprovlub serta Transparansi Organisasi
➡️ Baca Juga: Infinix GT 30 Pro: HP Gaming 4 Juta yang Ditunggu-tunggu!




