DJI RS 5 vs RS 4 Pro: Panduan Pemilihan untuk Kreator Solo yang Tepat
DJI baru saja meluncurkan RS 5, gimbal terbaru dalam jajaran produknya yang mencakup RS 4 dan RS 4 Pro yang dirilis pada April 2024. Meskipun keduanya terlihat mengesankan di atas kertas, mereka dirancang untuk pengguna yang sangat berbeda. Dalam konteks penciptaan konten, terutama bagi kreator solo yang memproduksi video untuk platform seperti TikTok, Reels, atau YouTube, pertanyaan yang lebih relevan adalah: mana dari kedua gimbal ini yang lebih sesuai untuk kebutuhan mereka?
DJI RS 5 dan RS 4 Pro menawarkan fitur yang menarik, tetapi dengan fokus yang berbeda. RS 5 dirancang dengan bobot ringan dan pelacakan subjek yang cepat, sangat sesuai untuk kreasi solo yang membutuhkan mobilitas tinggi. Di sisi lain, RS 4 Pro ditujukan untuk pembuat film yang menggunakan peralatan lebih berat dan setup yang lebih kompleks, seperti kamera dengan bobot hingga 10 pon.
DJI RS 5 vs DJI RS 4 Pro: Target Pengguna
DJI RS 5 adalah pilihan yang lebih cocok untuk kreator yang mencari kemudahan dan kecepatan dalam produksi konten. “Gimbal ini memungkinkan pengguna untuk bergerak dengan bebas tanpa merasa terbebani oleh peralatan berat,” kata seorang ahli industri. Dalam konteks ini, RS 5 ideal untuk mereka yang bekerja sendiri dan membutuhkan alat yang dapat diandalkan untuk pengambilan gambar cepat.
Sebaliknya, RS 4 Pro lebih cocok untuk mereka yang bekerja di lingkungan yang lebih terstruktur dan memerlukan dukungan untuk peralatan berat. Gimbal ini dirancang untuk memberikan stabilisasi yang kuat, namun tidak selalu memudahkan penggunaan dalam konteks kerja solo.
Stabilisasi dan Kinerja Gimbal
Salah satu alasan utama mengapa kreator berinvestasi dalam gimbal adalah untuk mendapatkan stabilisasi yang efektif. Gimbal yang tidak stabil dapat menghasilkan footage yang tampak tidak profesional, terutama saat bergerak. DJI RS 5 menggunakan stabilisasi generasi kelima, memberikan dorongan torsi motor hingga 50% dibandingkan dengan RS 4. Ini menghasilkan stabilitas yang lebih baik saat bergerak cepat dan memberikan umpan balik yang berguna melalui indikator Z-Axis pada layar.
Di sisi lain, RS 4 Pro mengandalkan algoritma stabilisasi generasi keempat yang telah terbukti. Meskipun memberikan hasil yang halus dan alami, ia tidak secepat RS 5 dalam pengaturan yang membutuhkan kecepatan tinggi. “Jika Anda memprioritaskan kontrol maksimum dan alat yang ramah untuk penggunaan solo, RS 5 unggul,” jelas seorang reviewer.
Pelacakan dan Autofokus
Dalam konteks pembuatan konten solo, kemampuan pelacakan menjadi sangat penting. RS 5 menawarkan pelacakan subjek yang ditingkatkan, memungkinkan pengguna untuk tetap terfokus saat bergerak. Ini sangat berguna untuk konten berbicara langsung ke kamera atau vlog, di mana pengguna juga berfungsi sebagai operator.
Sebaliknya, RS 4 Pro mengandalkan sistem autofokus LiDAR yang lebih akurat, tetapi lebih cocok untuk pengaturan yang lebih kompleks dan tidak selalu ramah untuk penggunaan solo. “Meskipun LiDAR menawarkan akurasi fokus yang sangat baik, RS 5 lebih mudah digunakan bagi mereka yang perlu bergerak sambil merekam,” kata seorang praktisi di lapangan.
Kapasitas Beban dan Kompatibilitas Kamera
Kapasitas beban dan kompatibilitas kamera adalah aspek penting yang sering diabaikan. RS 5 dirancang untuk menangani setup mirrorless yang populer, seperti Sony A7 IV dan Canon EOS R6. Untuk kreator solo, ini sudah lebih dari cukup.
Namun, jika Anda bekerja dengan rig yang lebih berat, seperti kamera sinema dengan lensa besar, RS 4 Pro adalah pilihan yang lebih baik. “Untuk mereka yang menggunakan kamera profesional dan peralatan tambahan, RS 4 Pro memberikan lebih banyak ruang dan torsi,” jelas seorang insinyur produk.
Daya Tahan Baterai dan Pengisian
Daya tahan baterai adalah faktor kunci lainnya dalam pemilihan gimbal. RS 5 menawarkan daya tahan baterai hingga 14 jam dengan pengisian cepat dalam waktu satu jam, sangat menguntungkan bagi kreator yang sering berpindah lokasi. Sementara itu, RS 4 Pro memiliki masa pakai baterai yang lebih lama, mencapai 29 jam, tetapi membutuhkan waktu pengisian yang lebih lama, yaitu 2,5 jam.
Pengambilan Gambar Vertikal dan Konten Sosial
Dalam era konten sosial, kemampuan untuk mengambil gambar secara vertikal menjadi semakin penting. RS 5 memberikan kemudahan dalam beralih ke mode vertikal, memungkinkan pengguna untuk dengan cepat beradaptasi tanpa kesulitan. Sebaliknya, RS 4 Pro memerlukan langkah tambahan yang dapat mengganggu alur kerja kreatif.
Aksesori dan Ekosistem
Dalam hal aksesori, RS 5 memiliki tambahan yang mendukung pengambilan gambar solo, seperti Electronic Briefcase Handle dan DJI Focus Pro motors. Sementara itu, RS 4 Pro memiliki ekosistem aksesori yang lebih dalam, tetapi banyak dari fitur tersebut lebih cocok untuk produksi film dengan tim, bukan untuk konten yang diambil secara mandiri.
Kesimpulan
Setelah mempertimbangkan berbagai aspek dari DJI RS 5 dan RS 4 Pro, dapat disimpulkan bahwa bagi sebagian besar kreator solo, terutama yang fokus pada konten jangka pendek, RS 5 adalah pilihan yang lebih tepat. Gimbal ini ringan, mudah digunakan, dan memiliki fitur pintar yang mendukung alur kerja kreatif. Di sisi lain, bagi mereka yang memerlukan dukungan untuk peralatan yang lebih berat, RS 4 Pro adalah solusi yang lebih baik, meskipun tidak selalu lebih mudah digunakan.
Dengan mempertimbangkan kebutuhan spesifik dan jenis konten yang akan diproduksi, pengguna dapat menentukan pilihan gimbal yang paling sesuai dengan gaya kerja mereka.
➡️ Baca Juga: SUV Crossover Terbaru Resmi Diluncurkan di IIMS 2026 dengan Harga Rp399 Juta
➡️ Baca Juga: 12 Fakta AI Deteksi Penipuan Online yang Bikin Kamu Geleng-geleng

