Berita Utama

Deputi Denver Dituduh Memukul Dua Pengguna Kursi Roda; Kota Setujui Penyelesaian Kasus

Seorang deputi di Denver dituduh melakukan tindakan kekerasan terhadap dua pengguna kursi roda, yang mengakibatkan penyelesaian hukum oleh pemerintah kota. Insiden ini terjadi pada bulan Agustus 2022, ketika deputi tersebut diduga memukul salah satu dari dua individu yang sedang berada di lokasi kejadian. Penyelesaian yang disepakati oleh kota mencakup kompensasi finansial, meskipun rincian lengkap mengenai jumlahnya belum dipublikasikan.

Kepala Polisi Denver, Ron Thomas, menyatakan, “Kami sangat serius dalam menangani tuduhan terhadap anggota staf kami. Setiap laporan yang melibatkan penggunaan kekuatan berlebihan akan ditinjau secara menyeluruh.” Pihak kota berkomitmen untuk memastikan bahwa semua tindakan yang diambil oleh petugas kepolisian sesuai dengan standar profesionalisme dan perlindungan hak asasi manusia.

Insiden tersebut terjadi saat deputi berusaha untuk mengendalikan situasi yang dianggap berpotensi membahayakan. Namun, saksi mata melaporkan bahwa penggunaan kekuatan fisik tidak perlu dilakukan, mengingat kondisi para korban yang terpaksa menggunakan kursi roda. Ini menjadi sorotan karena menunjukkan ketidakpahaman terhadap kebutuhan khusus individu dengan disabilitas.

Kasus ini bukanlah yang pertama kali melibatkan tuduhan kekerasan oleh petugas kepolisian di Denver. Dalam beberapa tahun terakhir, kota ini telah menghadapi berbagai kritik terkait perlakuan terhadap individu dengan disabilitas dan minoritas. Pada tahun 2020, sebuah laporan independen menyatakan bahwa penggunaan kekuatan oleh polisi di Denver lebih sering terjadi dalam situasi yang melibatkan masyarakat yang rentan.

Penyelesaian kasus ini diharapkan dapat memberikan keadilan bagi para korban serta mendorong peningkatan pelatihan bagi petugas kepolisian tentang cara menangani situasi yang melibatkan individu dengan disabilitas. “Kami berharap dengan adanya penyelesaian ini, tidak akan ada lagi kejadian serupa di masa depan,” kata juru bicara organisasi advokasi disabilitas.

Pemerintah kota juga berencana untuk meluncurkan program pelatihan baru yang fokus pada interaksi yang lebih baik antara petugas kepolisian dan masyarakat yang memiliki kebutuhan khusus. Inisiatif ini bertujuan untuk memperbaiki hubungan antara polisi dan komunitas, sekaligus mengurangi risiko terjadinya insiden serupa di masa mendatang.

Masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya kini mengawasi langkah-langkah yang akan diambil oleh kepolisian Denver pasca insiden ini. Dengan meningkatnya kesadaran akan hak-hak individu dengan disabilitas, harapan muncul agar pelatihan dan kebijakan baru dapat diterapkan secara efektif. Ke depan, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih aman dan inklusif bagi semua warga Denver, terutama mereka yang berada dalam situasi rentan.

Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan transparansi, kepolisian Denver juga berjanji untuk mengungkapkan data terkait insiden penggunaan kekuatan yang melibatkan individu dengan disabilitas. Langkah ini diharapkan dapat membangun kepercayaan publik dan menunjukkan komitmen untuk perbaikan berkelanjutan dalam praktik kepolisian.

➡️ Baca Juga: Inara Rusli Ungkap Anaknya Tak Betah di Rumah Virgoun karena Asap Rokok

➡️ Baca Juga: iQOO Z10 Review: Baterai 7.300 mAh Terbesar di Kelas 3 Jutaan?

Related Articles

Back to top button