Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, buka suara soal rumor minat Macan Kemayoran terhadap penyerang diaspora Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra. Souza menegaskan belum ada kesepakatan final antara manajemen Persija dan pihak Zijlstra.
Isu kepindahan Zijlstra ke Persija menguat setelah sejumlah media Belanda, termasuk jurnalis Voetbal Primeur Dennie van Laar, melaporkan bahwa penyerang 21 tahun itu akan meninggalkan FC Volendam untuk bergabung ke Jakarta. Laporan tersebut bahkan menyebut proses transfer tinggal menunggu penandatanganan kontrak.
“Itu masih spekulasi. Ada pembicaraan, tetapi belum tentu terjadi,” ujar Souza kepada awak media, Selasa (3/2/2026). Ia menambahkan, “Setahu saya belum ada kesepakatan, meski komunikasi antar pihak sudah berlangsung.”
Profil Singkat Mauro Zijlstra
Mauro Zijlstra, yang memiliki garis keturunan Indonesia dari Bandung, Jawa Barat, masih terikat kontrak dengan FC Volendam hingga 30 Juni 2027. Minimnya menit bermain di Liga Belanda musim 2025/2026 mendorongnya mencari tantangan baru. Musim ini, Zijlstra belum mencatat penampilan bersama tim senior Volendam.
Baru dinaturalisasi menjadi WNI pada 29 Agustus 2025, Zijlstra sebelumnya memperkuat Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 dan telah tampil tiga kali untuk tim senior. Jika merapat ke Persija, nuansa Timnas Indonesia di skuad Macan Kemayoran diperkirakan kian kental.
Potensi Dampak Kehadiran Zijlstra di Persija
Apabila transfer Zijlstra terealisasi, ia akan menjadi pemain diaspora ketiga yang direkrut Persija musim ini, menyusul kedatangan Shayne Pattynama dan Jordi Amat. Kehadirannya juga akan menambah jumlah pemain diaspora di kompetisi Super League 2025/2026.
Saat ini sudah ada tujuh pemain diaspora yang tampil di liga Indonesia, antara lain Rafael Struick, Jens Raven, Thom Haye, Eliano Reijnders, dan Dion Markx. Jika Zijlstra bergabung, jumlahnya akan bertambah menjadi delapan.
Arus pemain diaspora yang berkarier di Indonesia dinilai positif bagi Timnas. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, berpotensi memanggil kedelapan pemain tersebut untuk Piala AFF 2026 yang tidak masuk kalender FIFA, sehingga meningkatkan peluang Garuda meraih gelar perdana di ajang tersebut.
Persaingan di Lini Depan Persija
Kedatangan Zijlstra, jika terjadi, diprediksi memperketat kompetisi di lini serang Persija. Saat ini, Macan Kemayoran memiliki sejumlah opsi penyerang seperti Gustavo Almeida, Alaaeddine Ajaraie, dan Eksel Runtukahu. Mauricio Souza menegaskan kesempatan bermain akan ditentukan performa.
“Belum tentu mereka langsung jadi starter. Semua akan berjuang untuk masuk tim inti. Siapa yang terbaik di latihan, dialah yang bermain,” kata Souza. Pemilihan penyerang utama akan bergantung pada konsistensi dan performa selama latihan serta pertandingan.
➡️ Baca Juga: PSU Modular vs Non Modular Ini Cable Management Sebenarnya Sepenting Apa Sih Buat PC
➡️ Baca Juga: Cara Migrasi Software License ke PC Baru Tanpa Kehilangan Aktivasi

