Cristiano Ronaldo disebut masih berseteru dengan jajaran pucuk pimpinan Public Investment Fund (PIF) lantaran kecewa pada arah kebijakan transfer di Saudi Pro League. Penyerang Portugal itu dilaporkan absen latihan dan memprotes dengan menolak tampil untuk Al Nassr, membuat situasi sepak bola di Arab Saudi memanas.
Keengganan Ronaldo bermain di momen penutupan bursa dipandang sebagai langkah menekan otoritas pengawas liga. Ia menilai ada perlakuan timpang dalam rekrutmen pemain, di mana Al Hilal seolah mendapat keleluasaan lebih dibanding klub lain.
Frustrasi Cristiano Ronaldo dan Al Nassr
Amarah Ronaldo bukan ditujukan kepada Karim Benzema atau Al Hilal, melainkan kepada para pengambil keputusan yang mengesahkan transfer besar bagi klub-klub utama PIF. Pemain 39 tahun itu frustrasi karena merasa sejumlah janji saat memperpanjang kontrak hingga 2027 pada musim panas lalu tidak dipenuhi.
Kondisi ini turut disorot pelatih Al Nassr, Jorge Jesus, yang memilih bungkam kepada media usai kemenangan atas Al Riyadh. Jesus telah berpekan-pekan meminta tambahan pemain, namun berulang kali menemui ganjalan. Ia menekankan adanya perbedaan perlakuan: proses rekrut di Al Hilal melaju cepat, sedangkan Al Nassr terus tersendat.
Pada Januari 2026, Al Nassr hanya mendatangkan dua pemain lokal tanpa biaya, semakin menonjolkan kesenjangan aktivitas transfer bila dibandingkan klub-klub lain yang juga disokong PIF.
Dominasi Aktivitas Al Hilal dan Peran Pangeran Al Waleed
Al Hilal mengamankan tiga rekrutan pada bursa musim dingin ini: Karim Benzema, Kader Meïté, dan Saïmon Bouabré. Kepindahan Benzema dari rival sekota, Al Ittihad, diyakini turut menambah tensi yang dirasakan Ronaldo.
Meïté direkrut dari Rennes sekitar 30 juta euro, sementara Bouabré dari NEOM dengan nilai kurang lebih 23 juta euro. Adapun Benzema didapat tanpa biaya transfer, namun memerlukan alokasi gaji yang besar.
Pangeran Al Waleed bin Talal disebut memainkan peran penting dalam pembiayaan perekrutan Benzema dan manuver Al Hilal sepanjang bursa musim dingin. Klub pun menyampaikan apresiasi atas dukungan sang Pangeran melalui kanal media sosialnya.
Transfer Karim Benzema dan Imbasnya
Karim Benzema kini resmi berseragam biru Al Hilal dengan kontrak berlaku hingga 2027. Setelah berpamitan kepada pendukung Al Ittihad, ia menatap tantangan baru di liga dan Liga Champions Asia bersama tim asuhan Simone Inzaghi.
Selang 48 jam yang padat di Arab Saudi, Benzema menolak tawaran perpanjangan dari Al Ittihad yang dianggap rendah, melewati penutupan bursa yang penuh gejolak—termasuk protes Cristiano Ronaldo—sebelum menerima proposal Al Hilal setelah sempat ragu.
Kabar merapatnya Benzema ke Al Hilal disebut membuat Al Nassr panik, terlebih mereka tidak bisa bergerak leluasa di pasar pemain dalam situasi serupa.
➡️ Baca Juga: Olimpiade Musim Dingin 2026 di Italia: Bisakah Indonesia Ikut?
➡️ Baca Juga: Ni Kadek Dhinda Tunjukkan Aksi Heroik Meski Indonesia Kalah dari Jepang di BATC 2026

