Site icon BPFK Medan

Debut Pelatih di Liga Belanda, Eks Raja Gol Ungkap Tantangan Awal

Debut Pelatih di Liga Belanda, Eks Raja Gol Ungkap Tantangan Awal

Mantan bomber asing yang pernah menyandang predikat raja gol Liga Indonesia, Sylvano Comvalius, resmi menorehkan debut profesionalnya sebagai pelatih. Pria asal Belanda tersebut kini memimpin AZ Alkmaar U-21 di kasta kedua Liga Belanda (Eerste Divisie) musim 2025/2026.

Laga perdana Comvalius sebagai pelatih berlangsung pada pekan ke-25, Jumat (30/1/2026), ketika timnya menantang ADO Den Haag di WerkTalent Stadium. Debut itu berjalan mulus: skuad U-21 AZ Alkmaar menang meyakinkan 4-1.

Kemenangan Manis di Laga Perdana

AZ Alkmaar U-21 mengamankan tiga poin berkat dwigol Jasper Hartog pada menit ke-24 dan 85, tambahan satu gol dari Anthony Smits menit ke-44, serta penutup dari Deacon van der Klaauw pada menit 90+2. Hasil ini menjadi start ideal bagi Comvalius di jalur kepelatihan.

Melalui unggahan di Instagram pribadinya, @sylvanocomvalius, Senin (2/2/2026), Comvalius menyampaikan rasa bangga. Ia menekankan proses “selangkah demi selangkah,” menikmati pekerjaan, dan pentingnya semangat setelah meraih kemenangan besar atas @adodenhaag.

Langkah Karier Menuju Bangku Pelatih

Sebelum ditunjuk sebagai caretaker AZ Alkmaar U-21 pada 18 Januari 2026, Comvalius telah menimba pengalaman melatih di level akademi. Pada usia 38 tahun, ia pernah menjadi asisten pelatih di tim U-19 dan U-17 AZ, serta menangani secara khusus para penyerang di U-17 dan U-18.

Keputusan terjun ke dunia kepelatihan diambil setelah ia gantung sepatu pada 2022 bersama klub amatir Belanda, Quick Boys. Sebelumnya, ia sempat memperkuat Geylang di Singapura. Pensiun sebagai pemain menjadi titik awal babak barunya di sepak bola.

Jejak Emas di Liga Indonesia

Nama Sylvano Comvalius begitu akrab di telinga penggemar sepak bola Indonesia berkat performanya di Liga 1. Klub Indonesia pertamanya adalah Bali United pada musim 2017.

Di sana, Comvalius berubah menjadi mesin gol menakutkan: 37 gol dalam 34 laga. Torehan tersebut mengantarnya menjadi top skor Liga 1 2017 sekaligus memecahkan rekor gol semusim milik Peri Sandria (34 gol).

Usai petualangan bersama Bali United, Comvalius hijrah ke Thailand untuk membela Suphanburi pada 2018, lalu bergabung dengan Kuala Lumpur City FC di Malaysia pada 2019. Periode 2019–2020 ia kembali ke Indonesia bersama Arema FC, kemudian sempat berlabuh singkat di Persipura Jayapura pada 2020 sebelum pulang ke Belanda.

Kini, Comvalius memulai fase anyar sebagai pelatih profesional. Debut kemenangan atas ADO Den Haag U-21 menjadi modal berharga dan membuka optimisme atas masa depannya di dunia kepelatihan.

➡️ Baca Juga: 5 Suplemen Berkualitas untuk Tetap Bugar Selama Puasa yang Wajib Dicoba

➡️ Baca Juga: China dan UNICEF Dukung Program Makanan Sekolah Gratis di Papua, Indonesia

Exit mobile version