PSIS Semarang Resmi Tunjuk Alfredo Vera sebagai Direktur Teknik, Fokus…

PSIS Semarang resmi menunjuk Ángel Alfredo Vera sebagai direktur teknik menjelang bergulirnya kembali Liga 2 Championship 2025/2026. Langkah ini diambil sebagai strategi manajemen untuk membenahi performa tim, khususnya memperkuat lini pertahanan yang belakangan dinilai rentan.
Kehadiran Alfredo Vera diharapkan memberi dampak nyata dalam memperjelas filosofi bermain dan arah visi PSIS ke depan. Asisten Manajer PSIS Semarang, Reza Handhika, menegaskan penunjukan direktur teknik merupakan bagian dari persiapan jangka panjang agar tim tampil lebih matang dan solid.
Prioritas Pembenahan Skuad dan Lini Belakang
Menurut Reza, peran direktur teknik akan bersinergi dengan pelatih kepala yang segera diumumkan. Ia menyebut, dengan posisi tersebut, Vera diharapkan mampu memantapkan performa tim dari sisi filosofi dan pola main, sehingga PSIS bisa tampil lebih meyakinkan pada putaran ketiga nanti. Pernyataan itu disampaikannya pada Selasa (3/2/2026).
Manajemen juga menaruh harapan besar pada pengalaman luas Vera di sepak bola Indonesia untuk membantu PSIS dari aspek teknis. Kehadirannya diproyeksikan menambah kedalaman skuad Mahesa Jenar dan menghadirkan sinergi positif, baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang.
Secara khusus, penunjukan ini berkaitan dengan masalah di lini belakang PSIS dalam beberapa laga terakhir Pegadaian Championship. Duet bek tengah Otavio Dutra dan Aldair Simanca dinilai belum tampil sesuai ekspektasi, kerap kalah cepat dan lambat menutup ruang sehingga pertahanan mudah ditembus. Sebagai mantan bek tengah, Vera diyakini memiliki pemahaman kuat soal organisasi pertahanan dan diharapkan merancang program teknis untuk membenahi sektor tersebut.
Profil dan Jejak Kepelatihan Alfredo Vera
Ángel Alfredo Vera bukan nama baru di kancah sepak bola Indonesia. Pelatih berlisensi UEFA Pro ini memiliki rekam jejak panjang bersama sejumlah klub Tanah Air. Ia memulai karier melatih di Indonesia bersama Persela Lamongan pada 2013, kemudian menukangi Persipura Jayapura pada musim 2016/2017.
Puncak kiprahnya antara lain saat dipercaya menjadi pelatih kepala Persebaya Surabaya pada musim 2018/2019. Pada musim 2024/2025, ia menukangi Madura United sebagai pelatih kepala, lalu berlanjut menjabat direktur teknik klub yang sama pada musim 2025/2026—menjadikannya sosok yang akrab dengan peran tersebut.
Dengan latar belakang tersebut, manajemen PSIS berharap Vera mampu memberi efek instan sekaligus fundamental, termasuk membantu tim keluar dari zona degradasi Grup Timur Pegadaian Championship. Penunjukan ini datang di masa transisi usai pemecatan pelatih kepala Jafri Sastra, sehingga peran Vera sebagai direktur teknik kian vital untuk menjaga arah pengembangan tim.
➡️ Baca Juga: Persik Lepas Matos: Evaluasi Kontribusi Pemain untuk Tim Lebih Baik
➡️ Baca Juga: 4 Fakta Menarik Main Parakacuk, Game “Troublemaker” Lokal yang Lagi Viral




