Dewa United Incar Ivar Jenner, Jan Olde Riekerink Minta Perkuat Lini Tengah

Presiden Dewa United, Ardian Satya Negara, mengonfirmasi klubnya tertarik merekrut gelandang naturalisasi Timnas Indonesia, Ivar Jenner. Minat ini muncul karena pelatih Jan Olde Riekerink membutuhkan tambahan di area poros tengah, khususnya gelandang bertahan, jelang putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Saat ini, Jenner berstatus bebas transfer setelah kontraknya dengan FC Utrecht diakhiri lebih awal.
Menurut Ardian, nama Jenner masuk dalam radar karena Riekerink menilai stok gelandang bertahan murni masih minim. Komposisi lini tengah Dewa United saat ini cenderung diisi pemain berkarakter ofensif. Dari enam gelandang, hanya Theo Numberi yang berposisi asli sebagai jangkar. Lima lainnya—Ricky Kambuaya, Alexis Messidoro, Hugo Gomes (Jaja), Rangga Musim, dan Kafiatur Rizky—lebih banyak beroperasi menyerang.
Fokus pada pos gelandang bertahan Riekerink beberapa kali harus menurunkan Jaja atau Messidoro lebih dalam untuk menutupi kekurangan di sektor bertahan. Namun, Ardian mengakui solusi tersebut tidak ideal karena berpotensi mengganggu keseimbangan tim. Ia menegaskan pelatih masih mencari gelandang bertahan dan Jenner menjadi salah satu kandidat, dengan pembicaraan yang kini masih berjalan. Status bebas transfer Jenner setelah berpisah dari Utrecht—kontrak awalnya sampai musim panas 2026—menambah daya tarik, apalagi ia jarang mendapat menit bermain di Belanda.
Proyeksi usia dan pengalaman Selain aspek taktis, usia Jenner yang baru 22 tahun menjadi nilai plus. Ia bisa mengisi slot U-23 Dewa United dan berpotensi menggantikan peran pemain seperti Rafael Struick atau Rizdjar Nurviat. Pengalamannya bersama Timnas Indonesia, termasuk pernah menjadi kapten di level U-22, diharapkan menambah kedalaman dan kualitas skuad.
Jenner sebelumnya juga dikaitkan dengan Persija Jakarta. Pelatih Persija, Mauricio Souza, menyebut proses negosiasi masih berlangsung dan belum mencapai kata sepakat.
Kondisi lini tengah Dewa United Dewa United memiliki kreator serangan seperti Messidoro dan Jaja, tetapi kekurangan gelandang bertahan murni dan persoalan transisi negatif kerap menjadi sorotan. Musim lalu, Asep Berlian dan Ichsan Kurniawan sempat mengisi peran itu dengan ketenangan dan etos kerja tinggi. Meski begitu, kebutuhan akan kedalaman di posisi jangkar tetap menjadi prioritas Riekerink, terutama menjelang fase kedua musim yang padat.
Baru-baru ini, Riekerink mengantar Dewa United bermain imbang 1-1 melawan Persebaya Surabaya meski harus tampil dengan 10 pemain sejak babak pertama. Ia memuji mental dan kedisiplinan taktik para pemain. Kartu merah memaksa perubahan rencana—garis pertahanan diturunkan dan tim bermain lebih rapat—namun satu poin tersebut dinilai penting sebagai modal konsistensi.
Jadwal padat BRI Super League BRI Super League 2025/2026 bergulir sejak Agustus 2025 hingga Mei 2026. Dewa United akan menghadapi rangkaian laga penting dalam waktu dekat: menjamu Persik Kediri pada 7 Februari 2026 dan bertemu PSM Makassar pada 14 Februari 2026. Dengan jadwal sepadat itu, penambahan amunisi di lini tengah—terutama gelandang bertahan—kian mendesak.
➡️ Baca Juga: Kenapa rank Challenger di LoL lebih susah daripada Immortal di Valorant? ini datanya bikin nangis
➡️ Baca Juga: Jadwal Serie A 2025/2026 4 Februari: Bologna vs AC Milan Tutup Pekan ke-23




