
Tahukah Anda? Di tengah maraknya smartphone baru dengan harga fantastis, perangkat lawas yang terjangkau justru masih dicari oleh jutaan orang di Indonesia. Pasar second menjadi solusi cerdas untuk memiliki gadget tanpa menguras dompet.
Artikel ini akan mengupas tuntas salah satu pilihan populer di segmen entry-level. Kami akan bantu Anda menimbang apakah perangkat ini masih layak di tahun 2026.
Kami akan mengulas spesifikasi, performa, dan fitur-fitur utamanya. Tujuannya adalah memberi Anda gambaran nyata sebelum memutuskan membeli.
Pertimbangan utama meliputi kelebihan seperti kualitas kamera dan ketahanan baterai, serta desain yang masih menarik. Semua informasi akan disajikan dengan jujur dan mudah dipahami.
Poin Penting
- Smartphone ini pertama rilis tahun 2019 dengan harga awal sekitar Rp 3 jutaan.
- Masih menjadi pilihan terjangkau di pasar bekas untuk kebutuhan dasar.
- Artikel ini mengulas kelebihan, kekurangan, dan performa di tahun 2026.
- Cocok untuk aktivitas harian seperti media sosial, foto, video, dan game ringan.
- Fitur seperti kamera, baterai besar, dan desain dengan warna menarik adalah poin plus.
- Penting untuk mempertimbangkan spesifikasi yang sudah berusia sebelum membeli versi bekas.
Mengenal Spesifikasi dan Desain Vivo Y12
Pertimbangan utama dalam memilih smartphone bekas seringkali bermula dari desain fisik dan spesifikasi dasarnya. Perangkat ini menawarkan bodi yang ramping dengan ketebalan hanya 8.9 mm.
Meski tipis, perangkat ini didukung baterai berkapasitas besar 5000mAh. Ini menjadi keunggulan utama di kelas entry-level untuk ketahanan daya.
Pilihan warna yang tersedia adalah Aqua Blue dan Burgundy Red. Keduanya menampilkan efek gradasi berkilau saat terkena cahaya.
Efek ini memberikan kesan premium meski bahan dasarnya polycarbonate. Tampilannya memang menyerupai kaca namun nyaman digenggam.
Layarnya membentang seluas 6.35 inci dengan panel IPS LCD. Resolusi HD+ 720 x 1544 pixels masih cukup memadai untuk konten multimedia.
Untuk detail teknis lengkap tentang spesifikasi ini, Anda bisa baca ulasan mendalam di blog Bhinneka.
Aspek rasio 19.3:9 dan kerapatan pixel 268 ppi menghasilkan visual yang nyaman. Meski tidak setajam Full HD, kualitasnya masih baik untuk aktivitas harian.
Dari segi fitur keamanan, terdapat fingerprint sensor di samping bezel. Posisinya strategis dan memudahkan unlock dengan sidik jari.
Dimensi perangkat adalah 159.43 x 76.77 x 8.92 mm dengan berat sekitar 190.5 gram. Cukup ringan untuk perangkat dengan baterai sebesar itu.
Desain yang simple dan tegas ini masih terlihat modern di tahun 2026. Sangat cocok untuk pengguna yang mengutamakan kenyamanan dan ergonomis.
Pengalaman penggunaan perangkat bekas ini didukung oleh kombinasi faktor tersebut. Layar lebar dan bodi ringan mendukung aktivitas harian dengan baik.
Kesimpulannya, pilihan warna menarik seperti Aqua Blue dan konstruksi yang kokoh menjadi nilai plus. Spesifikasi dasarnya masih relevan untuk kebutuhan pokok di era sekarang.
Review Performa Vivo Y12 di Tahun 2026: Masih Mumpuni?

Sebelum memutuskan membeli smartphone bekas, evaluasi performa menjadi faktor krusial yang perlu diperhatikan dengan seksama. Chipset MediaTek Helio P22 dengan konfigurasi CPU Octa-core 2.0 GHz masih menjadi jantung perangkat ini.
Skor benchmark Antutu sekitar 78.207 memberikan gambaran kemampuan processing di kelas entry-level. Angka ini membantu memprediksi pengalaman penggunaan di tahun sekarang.
Untuk Aktivitas Harian dan Multitasking Ringan
Untuk kebutuhan dasar seperti browsing internet dan media sosial, perangkat ini masih menunjukkan kelebihan. Scrolling feed Instagram atau membuka WhatsApp berjalan cukup lancar.
Konfigurasi RAM 3GB memungkinkan multitasking ringan dengan beberapa aplikasi sekaligus. Namun, batasan mulai terasa ketika membuka terlalu banyak tab browser.
Menonton video YouTube dalam kualitas HD masih memberikan pengalaman yang menyenangkan. Tidak ada lag berarti selama koneksi internet stabil.
Chatting di aplikasi pesan instan juga berjalan mulus. Respons touchscreen masih cepat dan akurat untuk aktivitas sehari-hari.
Kemampuan Gaming di Tahun 2026
Bermain game mobile di perangkat ini membutuhkan penyesuaian setting grafis. Untuk hasil optimal, turunkan kualitas ke medium atau low.
Game MOBA populer seperti Mobile Legends masih bisa dimainkan dengan nyaman. Frame rate cukup stabil asalkan tidak ada terlalu banyak efek skill di layar.
Racing game ringan juga memberikan pengalaman yang menghibur. GPU PowerVR GE8320 masih mampu menangani grafis sederhana dengan baik.
Untuk game terbaru dengan grafis high-end, keterbatasan mulai jelas terlihat. Loading time lebih lama dan occasional lag mungkin terjadi.
Tips penting: selalu tutup aplikasi latar belakang sebelum mulai bermain. Manajemen memori yang baik sangat membantu menjaga kelancaran.
Update Sistem Operasi dan Keamanan
Perangkat ini masih menggunakan Android 9.0 Pie dengan antarmuka Funtouch OS 9. Tidak ada update sistem operasi terbaru yang tersedia.
Status ini mempengaruhi kompatibilitas dengan beberapa aplikasi modern. Beberapa software baru mungkin membutuhkan versi Android yang lebih tinggi.
Aspek keamanan juga perlu diperhatikan karena tidak ada patch update terbaru. Pengguna disarankan berhati-hati dalam menginstal aplikasi dari sumber tidak resmi.
Namun untuk fungsi dasar, sistem operasi ini masih bekerja dengan stabil. Tidak ada crash atau error yang mengganggu pengalaman penggunaan.
Kesimpulannya, performa perangkat ini di tahun 2026 masih mumpuni untuk kebutuhan pokok. Kombinasi chipset 2.0 GHz dan RAM 3GB memberikan fondasi yang cukup.
Untuk informasi lebih detail tentang spesifikasi dan fitur lainnya, Anda bisa baca ulasan lengkap di artikel terkait.
Pilihan ini tetap menarik sebagai secondary device atau untuk pengguna dengan budget terbatas. Kemampuan kamera dan ketahanan baterai menjadi nilai tambah yang signifikan.
Vivo Y12 bekas menunjukkan bahwa perangkat entry-level masih memiliki tempat di pasar second. Dengan ekspektasi yang realistis, pengalaman penggunaan tetap memuaskan.
Kualitas Kamera dan Ketahanan Baterai untuk Pemakaian Sekarang
Bagaimana kondisi sistem pengambilan gambar dan penyimpanan energi pada perangkat lawas di tahun 2026? Dua aspek ini menentukan apakah smartphone bekas masih layak untuk dokumentasi harian dan aktivitas mobile.
Kita akan menguji kemampuan fotografi triple camera dan ketangguhan power bank internalnya. Hasilnya memberi gambaran nyata untuk kebutuhan konten media sosial dan mobilitas.
Ulasan Kamera Belakang dan Depan
Konfigurasi triple camera di perangkat ini menawarkan lensa utama 13MP dengan aperture f/2.2. Lensa ultrawide 8MP (f/2.2) dan depth sensor 2MP (f/2.4) melengkapi untuk efek bokeh.
Di kondisi pencahayaan cukup, hasil foto masih acceptable untuk dibagikan ke media sosial. Namun tanpa dukungan HDR atau OIS, detail di area gelap sering hilang.
Lensa ultrawide 8MP menjadi kelebihan menarik untuk pemandangan luas atau ruang sempit. Sudut lebar 120° membantu menangkap lebih banyak elemen dalam satu frame.
Kamera depan 8MP dengan fitur AI Beauty bekerja cukup baik untuk selfie. Reduksi noise otomatis menghasilkan wajah yang halus dengan pencahayaan alami.
Untuk video, kemampuan maksimal adalah perekaman 1080p pada 30 frame per detik. Tanpa stabilisasi OIS atau EIS, rekaman handheld terlihat agak goyang.
| Komponen Kamera | Spesifikasi | Kinerja di Tahun 2026 |
|---|---|---|
| Lensa Utama | 13MP, f/2.2 | Memadai untuk foto sehari-hari dengan cahaya cukup |
| Lensa Ultrawide | 8MP, f/2.2 | Masih relevan untuk landscape dan grup foto |
| Depth Sensor | 2MP, f/2.4 | Mendukung efek portrait dengan pemisahan latar |
| Kamera Depan | 8MP, f/1.8 + AI Beauty | Selfie cukup baik dengan processing otomatis |
| Rekaman Video | 1080p@30fps | Jernih namun kurang stabil tanpa fitur stabilisasi |
Informasi detail tentang konfigurasi kamera ini bisa Anda temukan di ulasan lengkap spesifikasi perangkat.
Daya Tahan Baterai 5000mAh dan Teknologi Isi Daya
Kapasitas besar 5000mAh tetap menjadi andalan utama perangkat ini. Untuk pemakaian normal, daya bisa bertahan satu hingga dua hari penuh.
Pengisian menggunakan port micro USB dengan kecepatan 10W. Di tahun 2026, teknologi ini terasa ketinggalan dibanding USB-C dan fast charging.
Waktu pengisian penuh membutuhkan sekitar 2.5 jam dari kosong. Ini cukup lama mengingat standar saat ini yang sudah di bawah satu jam.
| Skenario Penggunaan | Perkiraan Ketahanan Baterai | Tips Optimasi |
|---|---|---|
| Media Sosial & Chatting | 18-24 jam | Turunkan kecerahan layar, matikan GPS |
| Streaming Video HD | 10-12 jam | Gunakan resolusi 720p, download untuk offline |
| Gaming Ringan | 6-8 jam | Turunkan setting grafis, tutup app background |
| Standby Mode | 2-3 hari | Aktifkan airplane mode saat tidur |
Fitur reverse charging 5W memungkinkan perangkat jadi power bank darurat. Anda bisa mengisi perangkat lain seperti TWS earphone atau smartwatch.
Untuk menjaga kesehatan baterai bekas yang sudah berusia, ikuti tips sederhana ini:
- Hindari pengisian semalaman terus-menerus
- Jangan biarkan daya habis sampai 0% secara rutin
- Gunakan charger original atau yang bersertifikasi
- Lepaskan case saat mengisi untuk hindari panas berlebih
Kelebihan utama memang terletak pada ketahanan operasionalnya. Smartphone bekas ini masih unggul di sisi battery life dibanding banyak pesaing.
Secara keseluruhan, sistem kamera menunjukkan batasan teknologi lawas. Namun kapasitas 5000mAh memberikan nilai praktis yang masih tinggi untuk mobilitas harian.
Kesimpulan: Berapa Harga Pasaran dan Apakah Layak Dibeli?
Keputusan akhir untuk membeli smartphone bekas bergantung pada keselarasan antara fitur dan kebutuhan harian Anda.
Di pasar second tahun 2026, harga perangkat ini berkisar Rp 1 jutaan. Nilai ini sangat terjangkau untuk spesifikasi yang ditawarkan.
Kelebihan utamanya terletak pada baterai 5000mAh yang tahan lama dan desain ergonomis. Kamera ultrawide-nya masih fungsional untuk dokumentasi sederhana.
Namun, performa chipset sudah tertinggal dan tidak ada update sistem. Kualitas pengambilan gambar terbatas tanpa fitur HDR atau stabilisasi.
Perangkat ini cocok sebagai pilihan pertama atau sekunder dengan budget ketat. Tidak direkomendasikan untuk game berat atau fotografi profesional.
Secara keseluruhan, Vivo Y12 bekas layak dibeli untuk kebutuhan dasar. Untuk informasi detail tentang spesifikasi dan harga terkini, kunjungi ulasan lengkap Vivo Y12.
➡️ Baca Juga: Review POCO X6 5G 2026: Baterai 5100mAh & Snapdragon 7s Gen 2, Game Masih Kencang?
➡️ Baca Juga: Galaxy S26 Hanya Punya 2 Varian? Ini Alasan Samsung Hapus Seri Edge & Pro.




